Kamis, 29 November 2012
KEKUATAN SEBUAH PILIHAN
(tulisan ini dikirim oleh teman saya Daniel Erick di semarang)
"Saya adalah anak haram," seorang wanita memperkenalkan diri dlm konferensi mahasiswa sebuah Universitas terkenal di AS. "Ibu saya adalah seorang bisu tuli yg sangat miskin.
Suatu hari,Ibu saya diperkosa oleh seorang pria,shg saya tdk pernah mengetahui siapa ayah saya. Kami hidup sangat miskin,shg dlm umur yg msh sangat muda, saya hrs bekerja bersama dgn ibu,saya sbg buruh kasar dlm sebuah perkebunan kapas.
Saya membenci keadaan saya. Oleh krn itu, saya juga kecewa kpd TUHAN, karena DIA tidak adil.Saya tdk dpt memahami mengapa saya hrs dilahirkan di dunia ini, sdngkan saya tdk berguna sama sekali."
Kalimat diatas kedengarannya spt isi hati kita ketika kita kecewa kpd TUHAN. Tidak diterima oleh sekeliling kita & dicampakkan di dunia ini, krn latar belakang yg menyedihkan, shg kita ber-tanya2 mengapa saya dilahirkan? Tetap dengarkan lanjutan kisah wanita tadi:
( lembah penentuan).
Suatu hari sesuatu di dlm hati saya ber-kata2 :"Azie, kamu dpt memilih, kamu mau tetap spt ini atau kamu mau keluar dari rasa tdk berguna ini. PILIHAN ada DI TANGAN mu!" Akhirnya saya memilih, "Saya mau keluar dari rasa tdk berguna ini, saya mau keluar!"
Singkat cerita wanita ini mulai bekerja dgn giat utk mencari uang demi membiayai sekolah & ibunya. Dia bekerja keras shg pd akhirnya dia meraih KESUKSESAN.
Hari itu, wanita yg mulanya memperkenalkan diri sbg seorang anak haram, berdiri di hadapan para mahasiswa Universitas terkenal itu utk membuktikan KEKUATAN DARI SEBUAH PILIHAN, & kini dia jg tahu bhw TUHAN ALLAH sangat mengasihinya.
Dia adalah Azie Taylor Morton, Menteri Keuangan AS.....
SEMANGAT & SUKSES ..
cerita motivasi ini barangkali berguna dalam kita merencana kehidupan
Cara Mendapatkan Uang
Cara Mendapatkan Uang
Banyak peluang untuk Anda mendapatkan uang atau meningkatkan kekayaan. Belajar pada orang yang tepat juga cara untuk mudah melihat peluang yang menghasilkan uang.
“Anda tidak bisa melihat uang dengan mata anda."(Robert T. Kiyosaki)
Cerita klasik tentang peluang dengan masalah adalah cerita tentang perusahaan sepatu yang mengirim marketing managernya ke Afrika di awal tahun 70-an. Begitu marketing manager tersebut sampai di Afrika dan turun dari pesawat, langsung jalan-jalan keliling Afrika. Setelah itu dia kirim telex kepada atasannya, “people in Africa doesn’t wear shoes. Tidak ada peluang.” Karena perusahaan tidak puas dengan marketing tersebut, maka dikirim marketing independen ke Afrika. Ketika marketing independen itu turun dari pesawat, langsung jalan-jalan. Kemudian kembali ke hotel untuk mengirim telex, ”People in Africa
doesn’t wear shoes. Peluang fantastis.”
Hal yang dilihat oleh mata adalah sama, tetapi yang satu mengartikan sebagai yang salah, yang satu mengartikan sebagai peluang yang luar biasa.
“Uang dilihat dengan pikiran Anda.” (Robert Kiyosaki)
Mari kita lihat sekitar kita. Apapun yang kita lihat selalu menghasilkan uang untuk orang lain. Misalnya kita melihat mobil, ada orang yang mendapat uang karena mobil tersebut. Misalnya kita melihat lampu, melihat tanaman, melihat asap, melihat air, semua dalam level tertentu akan menghasilkan uang. Tapi masih saja banyak orang yang mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk menghasilkan uang. Hal-hal apa yang membuat kita tidak bisa melihat peluang atau uang yaitu karena selama ini kita belajar dari orang yang salah seperti orang buta menuntun orang buta. Alasan kenapa banyak orang buta secara finansial karena mereka
mendengarkan saran dari orang-orang yang secara mental buta secara keuangan.
Mungkin kita bisa langsung kaya, mungkin dengan menerima warisan, kawin dengan orang kaya, dapat undian. Apa yang terjadi lima tahun kemudian? Banyak diantara mereka yang kaya mendadak. Karena mereka tidak tahu cara mengelolanya, melakukan investasi yang salah atau bahkan berfoya-foya ke hal-hal yang negatif. Sehingga akhirnya uang mereka hilang dan kembali kepada pola yang lama. Jika pertama-tama tidak kau pahami di kepalamu, uang tidak akan melekat di tanganmu. Dan jika tidak melekat di tanganmu maka uang dan orang yang mempunyai uang akan menghindari.
Maka untuk melihat peluang, kita harus melatih otak kita.
Semoga bermanfaat,
(tulisan ini dibuat oleh inspiratos saya Bapak Tung Desem Waringin)saya punya solusi barangkali anda berminat disini http://www.program8m.com/gaga5255
Langganan:
Postingan (Atom)